Mata Kuliah Wajib Program Studi Ilmu Filsafat (Semester 6)

Filsafat Manusia II (FFT311) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan: Memperoleh pengertian tentang persoalan fundamental berkaitan dengan alam natural, kultural, dan manusiawi guna merintis jalan menuju antropologi kultural ontentik.Silabus:

Persoalan dasar alam, manusia, budaya, dan teknologi; degradasi ekologis dan dehumanisasi hamanis, krisis fundamental yang meliputi krisis eksistensi (personal dan sosial) dan ontologis (transendental dan teleologis).

Pustaka:

1.      Desmond, William. 1995. Perplexity and Ultimacy: Metaphysical from the Middle. New York: State University of New York Press.

2.      Leahy, Louis. 1991. Esai Filsafat Untuk Masa Kini: Telaah Masalah Roh-Materi Berdasarkan Data Empiris Baru. Jakarta.

3.      Schumacher,   Frederich. 1979. Good Work. London: Jonathan Cape.


Sejarah Filsafat Masa Kini (FFT312) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan: Agar mahasiswa mampu melihat tendensi-tendensi pokok filsafat abad 20-21, serta mampu menelusuri dan memanfaatkan pemikiran-pemikiran itu bagi pembentukan visi filosofisnya pribadi.Silabus:

Pergeseran paradigmatik; beberap tema pokok yang baru (bahasa, kritik atas modernisme, otherness, dialog / komunikasi); presentasi tokoh-tokoh kontemporer (Wittgenstein, Heidegger, Gadamer, Derrida, Lyotard, Foucault, Deleuze, Whitehead).

Pustaka:

1.      Appleby (ed.), Joyce. 1996. Knowledge and Postmodernism. London: Routledge.

2.      Lechte, John. 1994. Fifty Key Contemporary Thinkers. London: Routledge.

3.      Sandywell, Barry. 1996. Reflexivity and Western Reason. London: Routledge.


Filsafat India (FFT313) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan: Memahami dasar-dasar filsafat India yang berkembang menjadi ajaran agama, falsafah dan tatanan hidup masyarakat Asia umumnya.Silabus:

Peradaban Hindu; Pandangan Hindu tentang Tuhan, manusia dan alam; Periode Weda; Perbedaan antara Sekolah Sankya & Yoga; UPANISHAD; MAHABARATA; Bagavad Gita.

Pustaka:

1.      Hadiwijono, Harun. 2000. Agama Hindu dan Budha, PT BPK Gunung Mulia.

2.      ___. 1980. Pendit Bhagavadgita. Departement Agama RI.

3.      Bhagavan, Kausalyarani. 1974. Guide to Indian Culture and Spirituality, Satya Sai Books & Publ. Trust.


Patrologi (FFT314) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan:Mengantar mahasiswa agar memahami hidup dan karya para Bapa Gereja.Silabus:

Uraian mengenai Patrologi, Bapa Gereja, sejarah, dan bahasa, literatur untuk Patrologi, sambil menerangkan tokohnya dari setiap periode dari Abad I s/d VII.

Pustaka:

1.      Peeters, G. 1960. Course de Patrologie . Terjemahan ke dalam bahasa Indonesia oleh H.Wentholt,o.s.c. Louvain: Abbaye St.Gertrude.

2.      Quasten, Johannes. 1992. Patrology. Vol. I, II dan III. Wesminster, Maryland: Christian Classic Inc. Vol.IV ( Angelo di Bernardino, ed.)

3.      Tixeront, J. 1939. A Handbook of Patrology. London: Herder Book Co.


Metafisika Kebudayaan (FFT315) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan: Mengajak mahasiswa untuk menjelajahi Metafisika Kebudayaan sebagai bidang ilmu yang mengeksplorasi secara terus menerus substansi dari kebudayaan yang merupakan keseluruhan komples karya yang material maupun im-material dari manusia sebagai makhluk bio-psiko-sosial yang potensial berwawasan transendental.Silabus:

Segitiga manusia-alam-kebudayaan; arti dan substansi dari kebudayaan; struktur, unsur dan aspek kebudayaan; nilai, ethik dan relativisme; dinamik kebudayaan; masyarakat dan kebudayaan.

Pustaka:

1.      During (ed.), Simon. 1993. Cultural Studies – Reader. London/ New York: Routledge.

2.      Harsojo. 1997/1988. Pengantar Antropologi. Bandung: Binacipta.

3.      Hastrup, Kirsten. 1995. A Passage to Anthropology, Between Experience and Theory. London/ New York: Routledge.


Kristologi II (FFT316) – 2 sks
Prasyarat: FFT308-2 Kristologi I
Tujuan:Pengenalan dan pemahaman persoalan kristologi pada jaman modern s.d. sekarang.Silabus:

Kuliah membahas refleksi tentang Yesus Kristus, mulai dari pemikiran liberal, eksistensialis, sampai dengan revisionis dan pluralis.

Pustaka:

1.      Dupuis, Jacques. 1997. Toward a Christian Theology of Religion Pluralism. New York: Orbis, Jacques.

2.      Kasper, Walter. 1998. Jesus der Christus. Mainz Grünewald.

3.      Macquarrie, John. 1998. Jesus Christ in Modern Thought. London / Philadelphia: SCM Press.


Teologi Ekaristi (FFT317) – 2 sks
Prasyarat: FFT112-2 Introduksi Liturgi
Tujuan: Peserta memahami perkembangan pemikiran teologis tentang perayaan Ekaristi dan makna seluruh ritual perayaan itu.Silabus:

Kuliah memaparkan perkembangan pemikiran teologi dan praktek perayaan Ekaristi sejak Gereja Perdana hingga pasca Konsili Vatikan II.

Pustaka:

1.      Chupungco, Anscar J. 1999. Handbook for Liturgical Studies: The Eucharist. Collegeville MN: The Liturgical Press.

2.      Kilmartin, Edward J. 1998. The Eucharist in the West: History and Theology. Collegeville MN: The Liturgical Press.

3.      Mazza, Enrico. 1999. The Celebration of the Eucharist: The Origin of the Rite and the Development of Its Interpretation. Collegeville MN: The Liturgical Press.


Teologi Keselamatan I (FFT318) – 3 sks
Prasyarat:
Tujuan: Menunjukkan lokasi sentral Teologi Keselamatan dalam Teologi.Silabus:

Situasi Manusia; Kesadaran Utopis Kristus; Usaha Manusia dan Peran Allah; Keselamatan Kristiani; Pembebasan Modern; The Antrophological Constans.

Pustaka:

1.      Latourelle, René. 1983. Man and His Problems in The Light of Jesus Christ. New York: Alba House.

2.      Rachmat Widiyanto, A. Teologi Keselamatan I. Diktat, Bandung.

3.      Schillebeeckx Op, E. Alih bahasa oleh Yan Sunyata osc. 15 Desember 1988.   Siapa atau Apa yang Membawakan Keselamatan kepada Manusia? Dunia dan Allah. Bandung: Majalah Fakultas Filsafat Melintas.

4.      Sullivan, Francis A. 1992. Salvation Outside The Church. USA: Paulist Press.


Hukum dan Struktur Gereja (FFT319) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan: Agar para mahasiswa mengerti dan menghayati isi buku II CIC perihal umat Allah yang menyangkut Kanon 204 s/d Kanon 746.Silabus:

Membahas siapa masuk dalam umat Allah, sekaligus peranan Hierarki Gereja, termasuk Kuasa Tertinggi Gereja. Sebagian umat Allah menggabungkan diri di Lembaga Hidup Bakti atau Serikat Hidup Kerasulan.

Pustaka:

1.      Para Waligereja Regio Jawa. 1996. Statuta Keuskupan Regio Jawa, hlm. 140. Yogyakarta: Kanisius.

2.      Kitab Hukum Kanonik . 1983. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI (1991)

3.      The Canon Law Society of Great Britain and Ireland. 1995. The Canon Law, Letter and Spirit. Page 115 – 413. Minnesota: Collegeville.


Moral Hukum Allah (FFT320) – 2 sks
Prasyarat:
Tujuan:Memahami inti dan relevansi Dekalog dalam berbagai konteksnya.Silabus:

Pengantar; dekalog dalam sejarah moral, dalam konteks Sinai, Dekalog dan Hukum Apodiktik, Dekalog dan Yesus Kristus; Penjelasan rinci, relevansi untuk saat ini.

Pustaka:

1.      Kieser, B. 1991. Paguyuban Manusia dengan Dasar Firman, Yogyakarta: Kanisius.

2.      Morgante, Marcello. 1996. I dieci Comandamenti, Roma: Editrice Rogate.

3.      Walte, Harrelson. 1980. The Ten Commandments and Human Rights, Portres Philadelphia.

X