Anda berada di halaman:

You’re reading:

P3M (Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat)

Apa itu P3M?

Program Pendidikan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) merupakan mata kuliah wajib di Fakultas Filsafat UNPAR yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menjalankan penelitian dan pengabdian masyarakat. Perkuliahan ini dilaksanakan secara luring (offline) dengan fokus pada penyelesaian masalah riil yang terjadi di tengah masyarakat atau komunitas. Program ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, tim dosen, narasumber, dan mitra, serta mencakup bidang kajian Keilahian, Filsafat Budaya, Seni Terpadu, dan Program Studi Humanitas.

Filosofi utama P3M adalah experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman), yang menganggap pengalaman sebagai jembatan penting untuk menghubungkan konsep teoritis dengan realitas. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diberdayakan untuk membangun sikap ilmiah, meningkatkan kepercayaan diri, serta mampu menentukan tindakan dan keputusan melalui refleksi kritis terhadap pengalaman belajar mereka.

Materi Pokok

Berdasarkan tahap pembekalan kompetensi dan skills, materi yang disampaikan dalam program ini meliputi:

  • SINDU dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Metode Penelitian Kualitatif
  • Metode PRA (Participatory Rural Appraisal)
  • Teori Interdisiplin
  • Teori Multikultural
  • Pemetaan Sosial Awal
  • Pengelompokan dan Pemetaan Masalah
  • Identifikasi Masalah
  • Analisis Kebutuhan
  • Kajian Kerentanan dan Kapasitas
  • Perencanaan Program
  • Simulasi Kajian
  • Laporan Akhir dan Rekomendasi

P3M Fakultas Filsafat: Model Pembelajaran Berbasis Penelitian dan Pengabdian

Program P3M (Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat) di Universitas Katolik Parahyangan dilaksanakan sejak tahun 2015 bagi mahasiswa lintas disiplin. Pengelolaan program berada di Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan sejak tahun 2019. Program ditetapkan sebagai mata kuliah dalam Kurikulum 2018 dengan bobot 2 SKS. Pelaksanaan ditujukan bagi mahasiswa semester VI Program Studi Ilmu Filsafat dan Program Studi Humanitas/Integrated Arts. Kegiatan dirancang sebagai integrasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis tema pastoral, spiritualitas, sosial ekonomi, kultural, dan lingkungan hidup. Sejak tahun 2022, program dilaksanakan melalui kerja sama dengan Caritas Bandung sebagai lembaga sosiopastoral Keuskupan Bandung berdasarkan Nota Kesepahaman No. III/R/2022-02/007-MoU dan Perjanjian Kerja Sama No. III/FF/2022-04/007-MoU.

Pelaksanaan P3M mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Landasan program merujuk pada Statuta Universitas Katolik Parahyangan Tahun 2016 berdasarkan Peraturan Pengurus Yayasan Nomor 11 Tahun 2016. Orientasi program sejalan dengan visi komunitas akademik humanum dan dokumen Ex Corde Ecclesiae. Mahasiswa dibekali metode penelitian partisipatif untuk menghasilkan rekomendasi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Program P3M merealisasikan pengembangan nilai budaya, pembelajaran berpusat pada mahasiswa, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat secara terintegrasi.

Luaran Kegiatan P3M

Luaran Program P3M di Universitas Katolik Parahyangan disajikan dalam bentuk yang beragam dan terstruktur. Bentuk luaran mencakup tulisan populer, artikel ilmiah, dan video dokumentasi kegiatan. Setiap luaran tersedia dalam format digital yang dapat diakses secara langsung. Penyajian dilakukan secara sistematis untuk mendukung diseminasi hasil kepada publik.

Silakan akses luaran P3M melalui tautan berikut:

  1. Tulisan Populer
  2. Artikel Ilmiah
  3. Video Dokumentasi
  4. Laporan dan Rekomendasi

BERITA CPCReS

CPCReS NEWS

Keraton Pakwan-Pajajaran

Kajian budaya sering kali berhadapan dengan paradoks antara kelangkaan bukti material dan kelimpahan ingatan kolektif. Dalam konteks sejarah Sunda, hal ini tampak jelas pada Kerajaan Pajajaran. Di satu sisi, peninggalan fisik yang dapat diverifikasi secara arkeologis...

Pantun Bogor, Sekularitas Lama, dan Imajinasi Pemerintahan Sunda

Kajian budaya kerap membuka jalan untuk memahami bagaimana masyarakat masa lalu menata hidup bersama, membangun sistem nilai, serta merumuskan relasi antara kekuasaan dan spiritualitas. Dalam konteks budaya Sunda, salah satu sumber refleksi yang menarik adalah tradisi...

Nyeker, Simbol Kesatuan Manusia dan Alam di Tengah Modernitas

Nyeker, secara umum kita pahami sebagai sebuah bentuk aktivitas fisik tanpa menggunakan alas kaki. Di zaman modern saat ini, menggunakan alas kaki, seperti sepatu atau pun sandal sudah menjadi kebiasaan dan standar dari menjalani aktivitas termasuk menjadi bagian dari...

Abdimas untuk NTT: Kolaborasi Menuju Kesejahteraan

Beberapa waktu terakhir, isu seputar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi sorotan dalam dunia pendidikan Indonesia. Perbincangan ini menyentuh aspek hak dan kewajiban penerima beasiswa, tanggung jawab moral, nasionalisme, serta komitmen untuk berbakti...

Video

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Wisma Bintang Timur, Pangandaran

https://youtu.be/0PX86ALx7sE?si=Htfw90n4SVWL-2V9

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Ciamis

https://youtu.be/DXfygJrDTkg?si=UCxoFypBeKCDXX_H

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Desa Batukaras, Kab. Pangandaran

https://youtu.be/lOTant432m0?si=xRzxWlAdSKGbrMde

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Ciamis

https://youtu.be/nKfVC6dVXEc?si=UgHJu2dbgkGGHIYb