Anda berada di halaman:

You’re reading:

IDENTITAS PUSAT STUDI

Centre for Philosophy, Culture, and Religious Studies (CPCReS)

Penelitian dan Pengabdian dalam Filsafat, Teologi, Integrated Art

CPCReS adalah pusat studi yang menaungi tiga bidang utama: Studi Filsafat Keilahian, Studi Filsafat Budaya, dan Studi Humaniora (Integrated Art). Pusat ini berfungsi sebagai wadah untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pemikiran filosofis, refleksi teologis, ekspresi seni, serta kearifan budaya.

Visi CPCReS adalah membangun komunitas akademik yang melahirkan insan berbudi, berilmu, dan berbudaya. Kami meyakini bahwa ilmu pengetahuan harus selaras dengan nilai kemanusiaan, akar lokal, dan wawasan universal demi kebaikan bersama.

Untuk mewujudkan visi tersebut, CPCReS menjalankan dua misi utama. Pertama, mengembangkan penelitian yang memperdalam kemampuan analitis, berpikir kritis, dan menulis secara reflektif. Kedua, hadir secara nyata dalam merespons kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat, bangsa, dan Gereja.

Tujuan akhir kami adalah membentuk pribadi-pribadi akademis yang mampu memberi pencerahan dalam pergulatan manusia mencari makna hidup. Selain itu, kami ingin melahirkan ilmuwan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dalam menghadapi persoalan lokal maupun global.

BERITA CPCReS

CPCReS NEWS

Keraton Pakwan-Pajajaran

Kajian budaya sering kali berhadapan dengan paradoks antara kelangkaan bukti material dan kelimpahan ingatan kolektif. Dalam konteks sejarah Sunda, hal ini tampak jelas pada Kerajaan Pajajaran. Di satu sisi, peninggalan fisik yang dapat diverifikasi secara arkeologis...

Pantun Bogor, Sekularitas Lama, dan Imajinasi Pemerintahan Sunda

Kajian budaya kerap membuka jalan untuk memahami bagaimana masyarakat masa lalu menata hidup bersama, membangun sistem nilai, serta merumuskan relasi antara kekuasaan dan spiritualitas. Dalam konteks budaya Sunda, salah satu sumber refleksi yang menarik adalah tradisi...

Nyeker, Simbol Kesatuan Manusia dan Alam di Tengah Modernitas

Nyeker, secara umum kita pahami sebagai sebuah bentuk aktivitas fisik tanpa menggunakan alas kaki. Di zaman modern saat ini, menggunakan alas kaki, seperti sepatu atau pun sandal sudah menjadi kebiasaan dan standar dari menjalani aktivitas termasuk menjadi bagian dari...

Abdimas untuk NTT: Kolaborasi Menuju Kesejahteraan

Beberapa waktu terakhir, isu seputar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi sorotan dalam dunia pendidikan Indonesia. Perbincangan ini menyentuh aspek hak dan kewajiban penerima beasiswa, tanggung jawab moral, nasionalisme, serta komitmen untuk berbakti...

Video

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Wisma Bintang Timur, Pangandaran

https://youtu.be/0PX86ALx7sE?si=Htfw90n4SVWL-2V9

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Ciamis

https://youtu.be/DXfygJrDTkg?si=UCxoFypBeKCDXX_H

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Desa Batukaras, Kab. Pangandaran

https://youtu.be/lOTant432m0?si=xRzxWlAdSKGbrMde

2025, P3M Fakultas Filsafat Unpar di Ciamis

https://youtu.be/nKfVC6dVXEc?si=UgHJu2dbgkGGHIYb