FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Mahasiswa Prodi Studi Humanitas “Integrated Arts”, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Fathan, dengan nama panggung Fathan Turamone, menggelar pameran tunggal bertajuk “Seru Sendiri” yang berlangsung di Galeri Tjap Sahabat, Bandung. Pameran ini merupakan hasil dari proses kreatif dan eksplorasi gagasan yang berkembang selama masa perkuliahannya, menampilkan berbagai medium seperti fotografi, lukisan, dan pemetaan gagasan. Kehadiran pameran ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UNPAR dalam memperkaya ekosistem seni dan budaya, sekaligus menunjukkan bagaimana proses belajar dapat diwujudkan dalam bentuk ekspresi artistik yang dinamis.
Pameran Tumbuh: Merayakan Proses yang Belum Selesai
Mengusung konsep pameran tumbuh, “Seru Sendiri” tidak diposisikan sebagai sebuah bentuk final yang selesai. Sebaliknya, pameran ini dirancang sebagai ruang yang terus bergerak, di mana karya-karya baru akan terus hadir hingga masa sidang tugas akhir Fathan berlangsung. Tata ruang dan susunan karya akan berubah mengikuti perkembangan praktik seni yang sedang dijalani. Melalui pendekatan ini, pengunjung diajak untuk melihat secara langsung proses, percobaan, serta berbagai kemungkinan yang muncul selama perjalanan belajar seorang mahasiswa seni.
Seni sebagai Ruang Refleksi dan Subjektivikasi. Melalui berbagai medium yang disajikan, pameran ini menampilkan proses belajar sebagai sesuatu yang hidup dan transformasional. “Seru Sendiri” merefleksikan cara seorang mahasiswa memahami dirinya sendiri maupun lingkungan di sekitarnya. Semangat ini akan semakin diperkaya melalui diskusi publik bertema “Subjektivikasi Mahasiswa” yang digelar pada 4 Juli 2026. Diskusi ini menghadirkan 2 dosen Integrated Arts, yaitu Theo Frids Hutabarat dan Fauzie Wiriadisastra sebagai pembicara, serta dipandu oleh moderator Qanissa Aghara. Forum ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih dalam mengenai proses pembentukan subjektivitas, identitas, dan refleksi diri mahasiswa dalam konteks akademik maupun sosial.
Rangkaian Acara dan Penutupan Pameran
Pameran ini akan ditutup secara resmi oleh dosen Integrated Arts, Henrycus Napitsunargo pada 4 Juli 2026 pukul 15.00 WIB, yang menandai akhir dari perjalanan pameran yang terus bertumbuh tersebut. Pameran tunggal “Seru Sendiri” terbuka untuk umum dan berlangsung sejak 17 Juni hingga 4 Juli 2026, setiap hari pukul 12.00–21.00 WIB. Bertempat di Galeri Tjap Sahabat, Jl. Cikapundung Barat No. 1, Bandung, pameran ini mengundang masyarakat luas, akademisi, serta pencinta seni untuk hadir dan mengalami langsung perjalanan kreatif Fathan Turamone.
Penyelenggaraan pameran ini merupakan wujud komitmen mahasiswa UNPAR dalam menghadirkan karya yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat akan makna reflektif. Fakultas Filsafat dan Universitas Katolik Parahyangan mengucapkan selamat kepada Fathan Turamone beserta tim pameran atas terselenggaranya “Seru Sendiri”. Semoga pameran ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik dan artistiknya, tetapi juga menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berani mengeksplorasi gagasan, merangkul proses belajar, dan menghadirkan karya yang berdampak bagi lingkungan sekitarnya (ICS – Yusuf S).


