Prof. Mikihiro Moriyama Menggugah Wacana Filsafat Budaya di FF UNPAR

Fakultas Filsataf— Fakultas Filsafat menyelenggarakan pertemuan akademik yang diprakarsai oleh CPCReS dengan menghadirkan seorang pakar studi Indonesia dan budaya Sunda, Prof. Dr. Mikihiro Moriyama. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Fakultas Filsafat, Jln. Nias 2, dan dihadiri oleh dosen, peneliti, serta mahasiswa yang menaruh perhatian pada kajian bahasa, sastra, dan identitas budaya.

Prof. Moriyama merupakan profesor studi Indonesia di Faculty of Global Liberal Studies, Nanzan University, Jepang. Ia memiliki latar belakang akademik yang panjang dalam bidang linguistik, kebijakan bahasa, dan kajian budaya, termasuk meraih gelar Doctor of Letters dari Leiden University. Dalam karier akademiknya, ia juga aktif membangun kolaborasi penelitian internasional serta mengembangkan kajian tentang masyarakat multilingual dan perubahan bahasa di Indonesia.

Dalam presentasinya, Prof. Moriyama menyoroti perkembangan Sundanese Studies sebagai bidang kajian yang menempatkan bahasa dan budaya Sunda dalam konteks sejarah kolonial, modernitas, serta dinamika identitas kontemporer. Ia menegaskan bahwa budaya cetak, karya sastra, dan kebijakan bahasa memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran kultural masyarakat. Selain itu, perubahan sosial dan historis ikut memengaruhi cara budaya lokal dipahami sekaligus dikembangkan dalam kajian akademik.

Di sela-sela diskusi di atas, beliau turut memberikan dorongan bagi pemerhati budaya Sunda untuk memperluas penelitian mengenai budaya Sunda sebagai identitas kesundaan yang mandiri dan percaya diri di tengah keberagaman budaya lain. Jika demikian halnya, filsafat budaya tidak bisa lagi hanya bergerak pada tataran konseptual, tetapi perlu semakin berakar pada realitas kultural setempat. Dalam konteks ini, UNPAR—khususnya Fakultas Filsafat—ditantang untuk terus menggali serta mengembangkan pemahaman kritis dan kajian filosofis terhadap Sunda, budaya di tanah tempat institusi ini berpijak. Inilah “gugatan” Mikihiro yang menggugah kesadaran akademik peserta diskusi.

Selain hal di atas, diskusi yang difasilitasi CPCreS juga menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner dalam studi kebudayaan, terutama untuk memahami relasi antara bahasa, pendidikan, dan proses transformasi sosial. Para peserta menyambut pertemuan ini sebagai ruang pertukaran gagasan lintas budaya sekaligus sarana memperkuat jejaring akademik antara lembaga pendidikan di Indonesia dan Jepang.

Akhirnya, kegiatan di Fakultas Filsafat ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kerja sama riset lanjutan serta pengembangan forum akademik yang lebih intensif di bidang filsafat, humaniora, dan kajian kebudayaan (YS,2026).

Berita Terkini

Latest News

P3M 2026: UNPAR Menitipkan Mahasiswa untuk Belajar Bersama Masyarakat Desa

FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Sebagai penanda dimulainya pelaksanaan Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (P3M) 2026, Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) melaksanakan prosesi serah terima peserta kepada pemerintah desa mitra, yaitu Desa...

P3M Pagerwangi: FGD Bersama Kader PKK Desa

FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Mahasiswa peserta Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Dyonisius Maurino Gunarto, Josep Aldo Setiawan, Stefanus Elkana Soget, dan Aloysius Dani Christianto,...

P3M Cibodas: Sowan ke Karang Taruna Babakan Gentong, Mahasiswa Mendalami Kehidupan dan Resiliensi Warga

FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Mahasiswa peserta Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) melakukan sowan dan diskusi bersama Karang Taruna Kampung Babakan Gentong, Desa Cibodas. Kegiatan yang berlangsung...

P3M Cikahuripan: Menggali Pengalaman Relawan Bencana di Desa

FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Peserta Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) di Desa Cikahuripan melakukan pertemuan dan diskusi bersama Ibu Nia, Ibu Ai, dan sejumlah relawan bencana Desa...

P3M Cibodas: Kesiapsiagaan Menghadapi Sesar Lembang dalam Focus Group Discussion Bersama Ibu-Ibu PKK RW 15

FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Sebuah kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Ibu-Ibu PKK RW 15 telah sukses diselenggarakan di Desa Cibodas pada Jumat, 14 Agustus 2026. Menghadirkan 8 orang peserta secara aktual, diskusi yang berlangsung pukul...

Video

2023, P3M Fakultas Filsafat Unpar, Pangandaran, Jawa Barat (6)

https://www.youtube.com/watch?v=8aBbYhOnx6I

2023, P3M Fakultas Filsafat Unpar, Pangandaran, Jawa Barat (5)

https://www.youtube.com/watch?v=1G7luV8RMK8

2023, P3M Fakultas Filsafat Unpar, Pangandaran, Jawa Barat (4)

https://www.youtube.com/watch?v=msEEmb8Y6IE

2023, P3M Fakultas Filsafat Unpar, Pangandaran, Jawa Barat (3)

https://www.youtube.com/watch?v=0AUhbyTq19g