Tentang Artikel Ini Konten yang Anda baca ini adalah publikasi ulang dari tulisan yang telah terbit di laman resmi BandungBergerak. Kami menghargai integritas jurnalistik dan hak kekayaan intelektual. Oleh karena itu, pembaca dipersilakan untuk mengakses dan merujuk langsung ke tautan sumber asli guna mendapatkan pengalaman membaca yang utuh serta memastikan validitas informasi. Sumber: Perjuangan Ibu-ibu Kader Posyandu Dusun Karangpaci demi Keseja…

BandungBergerak.id – Dusun Karangpaci terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Berbicara tentang dusun ini, tidak dapat dilepaskan dari wisata Green Canyon yang terkenal dengan body rafting-nya. Oleh karena itu, setiap akhir pekan dan masa liburan, turis lokal maupun mancanegara datang untuk berwisata di tempat ini. Walaupun demikian, dibalik keindahan wisata dan alamnya, tersimpan kisah perjuangan yang luar biasa dari para ibu kader Posyandu yang dengan setia mengabdikan diri untuk memperjuangkan kesehatan masyarakat.
Dusun Karangpaci hanya memiliki satu posyandu yang ada di tengah-tengah dusun. Walaupun hanya ada satu tetapi dari situlah berbagai pelayanan kesehatan diberikan untuk ibu hamil, anak balita, dan lansia. Posyandu ini bukan hanya sekadar tempat untuk mencatat perkembangan anak dan lansia melainkan tempat di mana warga merasakan kehadiran negara melalui tangan-tangan ibu kader Posyandu.
Setiap satu bulan sekali Posyandu diadakan. Sejak pagi, ibu-ibu kader mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan mulai dari tempat, alat timbangan berat badan, alat pengukur tinggi badan, dan buku-buku untuk pencatatan perkembangan kesehatan. Mereka mempersiapkan segala hal dengan baik demi menyambut ibu-ibu hamil, anak balita (bawah lima tahun), dan lansia yang datang untuk melihat perkembangan kesehatan mereka. “Kami juga memasak dan memberikan makanan sehat untuk mendukung gizi mereka,” kata Ibu Aisyah, salah satu kader Posyandu Dusun Karangpaci.
Dusun Karangpaci ini memiliki sepuluh ibu kader Posyandu yang beragam usianya mulai dari 25-47 tahun. Mereka ini bukan tenaga kesehatan profesional layaknya perawat atau bidan yang memang memiliki latar belakang kesehatan. Justru mereka adalah warga setempat yang mendapat pelatihan dasar dari Puskesmas. Maka dari itu mereka harus terus belajar untuk membuka wawasan seputar kesehatan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. ….
lanjutkan dengan klik sumber Asli: Perjuangan Ibu-ibu Kader Posyandu Dusun Karangpaci demi Keseja…
Ferdinand Yori Sentanu dan Ernes Mardiego Kirimas
Mahasiswa Jurusan Filsafat Keilahian Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung
(Peserta P3M)


