Fakultas Filsafat, 2026 – Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) kembali menunjukkan kontribusi aktifnya dalam pengembangan industri kreatif dan seni di Indonesia. Salah satu dosen kami, Yustinus Ardhitya, telah resmi ditunjuk sebagai anggota juri untuk ajang Seriale Indonesia 2026, sebuah inisiatif yang dihelat oleh Goethe-Institut Bandung.
Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi Instagram Goethe-Institut Bandung, yang menyebutkan bahwa Yustinus Ardhitya mewakili Universitas Katolik Parahyangan bersama dengan akademisi dari empat universitas terkemuka lainnya di Jawa Barat, yaitu Telkom University, Universitas Aisyiyah Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Widyatama.
Jembatan Antara Teori dan Praktik Industri
Penunjukan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis yang diinisiasi oleh Goethe-Institut Bandung tahun ini. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan short-form series (serial berdurasi pendek) di Indonesia.
Keterlibatan akademisi dari kelima institusi pendidikan ini dinilai vital sebagai penghubung antara teori di ruang kelas dengan praktik profesional di industri kreatif. Dengan melibatkan para pengajar yang juga merupakan praktisi, diharapkan terjadi transfer pengetahuan yang relevan dan aktual bagi para sineas muda Indonesia.
Profil Yustinus Ardhitya
Yustinus Ardhitya dikenal sebagai sosok multidisiplin yang aktif sebagai arsitek, seniman, dan pendidik. Beliau memegang gelar di bidang Arsitektur dari UNPAR dan Seni Murni dari ITB.
Saat ini, Yustinus mengajar di Program Studi Seni Terpadu, Fakultas Filsafat UNPAR. Praktik interdisipliner yang ia lakukan mengeksplorasi ruang, materialitas, serta eksperimen artistik melalui pengajaran, pameran, video, dan pertunjukan di berbagai platform nasional maupun internasional.
Kehadiran beliau sebagai juri di Seriale Indonesia 2026 menjadi bukti nyata kompetensi dan pengakuan internasional terhadap kualitas pengajaran serta praktik seni di lingkungan Fakultas Filsafat UNPAR.
Fakultas Filsafat UNPAR mengucapkan selamat kepada Yustinus Ardhitya atas kepercayaan ini dan berharap kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi perkembangan seni dan industri kreatif di Indonesia (ICS – Yusuf S).


