FILSAFAT.AC.ID, 17/04/2026, Universitas Katolik Parahyangan, melalui Direktorat Urusan Internasional, Kerja Sama, dan Alumni, bekerja sama dengan Center for Philosophy and Cultural Research and Studies (CPCReS), Fakultas Filsafat UNPAR, menerima kunjungan akademik dari Shandong University dalam rangka penjajakan kerja sama internasional, yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 2, Jalan Ciumbuleuit 94, Bandung.
Pertemuan ini dihadiri oleh Prof. Gua Wu sekalu perwakilan dari Shandong University, didampingi oleh Ardian Changianto, M.Fil., yang secara khusus berperan sebagai penerjemah. Dari pihak UNPAR, hadir Direktur Urusan Internasional, Kerja Sama, dan Alumni (DIKA), yaitu Reinard Primulando, Ph.D bersama timnya serta Dekan Fakultas Filsafat, Otenieli Daeli, S.S., M.Hum., Ph.D., yang didampingi oleh Ketua dan anggota CPCReS, yaitu Dr. Stephanus Djunatan, Otenieli Daeli, S.S., M.Hum., Ph.D., Ester, S.H., M.Pd., dan Dr. Yusuf Siswantara, S.S., M.Hum.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana dialogis dan produktif, dengan fokus pada pengembangan kolaborasi akademik lintas negara, khususnya dalam bidang filsafat, studi agama, dan ilmu sosial, yang menjadi perhatian utama Fakultas Filsafat dan CPCReS.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas pelbagai peluang kerja sama yang mencakup pertukaran akademisi, penyelenggaraan seminar internasional, publikasi, serta pengembangan kajian interdisipliner yang relevan dengan dinamika global, terutama dalam memahami relasi antara agama, budaya, dan masyarakat kontemporer. CPCReS sebagai pusat studi di Fakultas Filsafat diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama dalam pengembangan kolaborasi akademik ini.
Sebagai awalan yang baik dari kemungkinan kerjasama internasional antarinstitusi, maka pada Jumat, 10 April 2026 akan diadakan Kuliah Umum Internasional dengan topik “Religion from the Perspective of China” bertempat di kampus Fakultas Filsafat, Jl. Nias 2, Bandung yang diprakarsai oleh CPCReS. Seminar ini diharapkan menjadi ruang akademik untuk memperdalam pemahaman lintas budaya serta memperkaya perspektif mahasiswa dan sivitas akademika terkait dengan studi agama dalam konteks global.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Universitas Katolik Parahyangan, secara khusus Fakultas Filsafat, untuk memperluas jejaring internasional serta memperkuat peran institusi sebagai pusat pengembangan pemikiran kritis dan dialog antarbudaya, terutama dalam bidang humaniora dan filsafat -ICS- (Yusuf S).


